MIRIS !!!! ….. PEMANDANGAN SAMPAH PERAIRAN INDONESIA

MIRIS !!!! ….. PEMANDANGANSAMPAH PERAIRAN INDONESIA - Sampah merupakan bagian dari kehidupan. Dimana para manusia yang kurang sadar akan kebersihan seperti membuang sampah sembarangan. Akibatnya sampah yang dalam jumlah besar akan menjadi musuh bersama bagi semua makhuk hidup. Salah satunya adalah Negara kita Indonesia, yang tak lepas dari masalah sampah yang menggunung di darat maupun di laut.

Fotografer Zak Noyle berhasil mengabadikan moment lautan sampah lewat cameranya saat ia berkunjung ke Indonesia. Dari hasil bidikannya  itu lalu ia mempublikasikan ke beberapa media asing, dan mengundang banyak reaksi dari berbagai pihak. Negara Indonesia pun harus menerima kenyataan ini bahwa Negara ini memiliki masalah serius dengan sampah.

Inilah foto – foto lautan sampah di Indonesia.
Berselancar dengan Sampah
Tentunya sangat menyedihkan Indonesia terkenal dengan lautan yang indah, jernih dan bersih namun disisi lain bahwa Indonesia juga terkenal dengan lautan sampah. Fotografer Zak Noyle mengambil gambar peselancar Dede Surinaya yang tengah berselancar diantara tumpukan sampah. Ini bukan pemandangan yang indah tentunya.
Sampah Laut

Di laut pun harus terimbas masalah sampah. Mulai dari botol plastik, bungkus plastik dan benda – benda lainnya juga harus berenang dilaut sehingga mengganggu indahnya pemandangan laut. Laut yang seharusnya berisi habitat laut malah berisi sampah.
Mimpi Buruk Bagi Penyelam

Masyarakat Indonesia seharusnya sadar akan kebersihan dan mencoba untuk membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya. Lihatlah pemandangan ini betapa menyedihkan. Sampah – sampah harus berkumpul di laut. Dimana keindahan laut Indonesia? Sungguh suatu mimpi buruk bagi penyelam jika sebagian laut Indonesia harus di pertanyakan keindahan dan kebersihannya. 
Kiriman Sampah di Untung Jawa

Kawasan Untung Jawa adalah sebuah pulau yang masuk dalam bagian kepualauan seribu. Foto yang diambil dari kawasan tersebut juga merupakan pemandangan sampah yang menumpuk. Namun sampah – sampah ini merupakan sampah kiriman dari Jakarta jika sedang terjadi banjir di Ibu Kota. Padahal pulau ini termasuk pulau  yang ramai  dikunjungi wisatawan karena pemandangannya yang indah dan biaya hidup yang murah. Walaupun masyarakat Untung Jawa memiliki kesadaran tinggi dalam pengolahan sampah. Namun harus diakui warga bahwa sangat sulit untuk menjadikan Untung Jawa ini menjadi benar – benar bebas dari sampah.
Daratan Sampah

Gunung sampah dan tumpukan sampah memang sudah tidak asing lagi bagi Negara ini. Lihat saja lahan yang luas ini haus digunakan sebagai rumahnya sampah. Entah sampah dari mana datangnya. Bayangkan jika sehabis hujan pasti tercium bau yang tak sedap.

Oleh karena itu marilah kita menjaga kebersihan lingkungan kita.

Patung Cobra Dari Kotoran Sapi Beku

Patung Cobra Dari Kotoran Sapi Beku - Mikhail Bopposov adalah seorang peternak asal Republik Yakutia, Sireria, Rusia. Ia menciptakan karya seni yang luar biasa dari bahan alami. Ia membuat patung ular kobra dari kotoran sapi yang membeku. Ada alasan tersendiri dari pria tersebut yaitu ingin menghibur anak - anak sekitar dan untuk menyambut datangnya Tahun Ular. Patung ular cobra yang diciptakan mencapai 400 kg.


Karya seni pertamanya diciptakan pada pertengahan 2008, ia terispirasi saat bergabung dalam divisi tank Uni Soviet, ia saat itu menciptakan patung tank dari kotoran sapi yang beku. Mikhail Bopposov juga membuat patung naga untuk menyambut datangnya tahun naga. 


Ia mengatakan bahwa itu bukanlah patung namun sebuah pekerjaan yang ia kerjakan. Namun karya seninya harus dibongkar pada saat musim semi, karena di Yakuti musim panas sangat pendek, dan kotoran sapi merupakan bahan pupuk yang sangat penting untuk digunakan saat musin panas.

Wajah Menua Usai Melahirkan

Wajah Menua Usai Melahirkan - Sungguh malang nasip seorang ibu yang baru saja melahirkan ini. Ibu yang baru saja melahirkan biasanya sangat senang  dan bahagia, namun berbeda dengan Hu Junhua yang berusia 28 tahun, seorang wanita cantik asal China yang baru saja melahirkan anak pertamanya.

Perubahan wajah Hu Juhuan
Bagaimana tidak, ia memang bahagia dikaruniai seorang anak, namun ada kesedihan yang  mendalam. Wajahnya mendadak menjadi tua seperti nenek - nenek yang berusia 80 tahun kulitnya kendur dan keriput. Ia mengira ini hanya proses sementara karena ia baru saja melahirkan, namun beberapa bulan kemudian kulitnya tak kunjung normal.

Keadaan kulit Hu Junhua
Merasa penasaran ia pun memeriksakan diri ke dokter. Dan hasilnya ia mengidap penyakit Cutis Laxa. Penyakit yang langka dan belum ada obatnya dan jalan pintasnya adalah dengan melakukan operasi plastik. Cutis Luxa adalah gangguan yang menyerang jaringan ikat kulit sehingga membuat penderita kehilangan elastisitas lapisan kulit dan gangguan kekuatan otot, sendi, dan organ vital lainnya seperti jantung, pembuluh darah, sendi, usus dan paru - paru.



Foto Hu Junhua

Hu Junhua saat dioperasi

Saat diperiksa

akan melakukan operasi plastik

Mendengar hal itu Hu Junhua merasa frustasi dan hampir bunuh diri karena tidak dapat menahan beban yang dideritanya. Karena dengan penyakit ini membuat ia tampak sangat buruk. Diketahui juga sebelumnya ada seorang balita yang menderita penyakit seperti ini dan mendadak menjadi tua.

bayi yang menderita Cutis Laxa
Dua bersaudara yang terkena Cutis Laxa



Hujan Ikan Di Australia


Penduduk di sebuah kota padang pasir terpencil Australia dikejutkan pergantian cuaca berupa hujan ikan. Ratusan ikan putih kecil, banyak yang masih hidup, jatuh lebih dari dua hari di Lajamanu di Northern Territory, seperti dilaporkan Daily Telegraph.

Kota kecil bernama Lajamanu di Australia dilanda Hujan Ikan yang telah menjadi pemberitaan hangat disejumlah media massa dunia. Hujan Ikan tersebut berlangsung selama dua hari berturut-turut, dan berhenti tepat pada Senin, 1 Maret 2010.

"Badai membawa ikan-ikan itu naik hingga ketinggian 40 ribu hingga 50 ribu kaki di udara," kata seorang pakar senior di Biro Meteorologi Australia, Mark Kersemakers. "Saat mereka ikut dalam 'sistem' badai, mereka membeku. Setelah beberapa waktu, mereka bebas dari badai," lanjut Kersemakers.

Dalam kurun waktu 30 tahun terakhir, hujan ikan di Lajamanu Australia tercatat telah tiga kali terjadi, dimana peristiwa serupa juga pernah terjadi pada tahun 1974 dan 2004.

Ikan yang terjatuh dari langit ke tanah bersamaan dengan air hujan tersebut sebagian masih dalam keadaan hidup. Adapun ikan yang turut jatuh bersama air hujan itu bernama Spangled Perch, merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang hidup di Australia.

Secara ilmiah pakar cuaca di Australia telah menjawab fenomena hujan ikan itu terjadi ketika ikan-ikan terhisap ke dalam sebuah badai, angin kencang kemudian membawa ikan tersebut dan akhirnya terjatuh di kota Lajamanu bersamaan dengan air hujan.

"Biasanya, ikan ada di dalam air. Sekarang ikan-ikan itu jatuh dari langit. Bagaimana kalau sesuatu yang lebih besar jatuh dari langit?" kata Joe Ashley, warga berusia 55 tahun. "Bisa saja besok-besok ada buaya yang akan jatuh dari langit," lanjut Ashley.